selingan: ada koruptor seleb lho

koruptor insyaf berdemoIni benar-benar selingan
Rehat sejenak, sembil ngedit posting esok.

Mantan anggota DPRD Bontang Kaltim mengaku koruptor dan minta agar ditangkap KPK.

Menjadi SELEBRITI setelah Metro TV melakukan wawancara dipandu oleh Najwa Shihab.
Beliau berdemo one man show di Bundaran HI Jakarta.
Di Kaltim beritanya ramai, terlebih berbarengan dengan dugaan korupsi 400 orang lebih pejabat Kaltim. Hahh ?
Bagaimana penilaian anda ?
Serius ? Tertawa ? Geli ? Senyum ? Prihatin ? Sensasi ? Mencibir ?

Sekali lagi hanya selingan.
Boleh juga sebagai renungan akhir pekan.
Saya berencana membuat postingannya secara khusus setelah ada titik terang.
Mungkin lama, gak apa, proses begituan memang adakalanya memerlukan waktu.

Update (20 Januari 2007 / 23:30:50 wita)
Menurut media, esok malam, Minggu 21 Januari 2007, beliau tampil dalam acara Republik Mimpi di Metro TV.
Tips: bila nonton, pastikan dengan niat lihat banyolan, biar tidak geregetan.

Update ( 21 Januari 2007 /23.40 wita )
Ternyata sang Aktor di atas, tidak muncul di acara Republik Mimpi.
Inilah berita rencana tampilnya beliau di Kaltim Post, yang ternyata urung.
Besok akan saya cek di Kaltim Post, siapa tahu ada penjelasannya.
Kepada pembaca yang sudah terlanjur nonton, saya mohon maaf, dan update ini sebagi koreksi. Terimakasih.

sumber:
Kaltim Post Cyber News.
Rakyat Merdeka Online

20 Komentar »

  1. Prihatin + Sensasi + Mencibir, kalau bener saat ngelakuin itu apa tuhan dianggap gak ada?

  2. Amd said

    Itu beneran Pak? Emang ada yang mau ngaku gitu?
    Pasti ini orang cuma mau cari Sensasi Sesaat™

  3. fulan said

    @ helgeduelbek,
    Menurut pengakuannya di media, uangnya dah habis.
    Lho, koq ?

    @ Amd,
    “Kejadian” nya bener Mas. Adapun Latar Belakang™ dan Tujuan™ nya gak tahu.
    Tahun depan Pilgub, dan sekarang ramai-ramainya polling Cagub/Cawagub.
    Sementara orang, mensinyalir berkaitan dengan seret menyeret, saling jegal dan sejenisnya. Lain soal bila mengakunya waktu masih menjabat dan memang menentang praktek-praktek semacam itu.
    Tetapi bila beliau mengatakan:” insyafnya sekarang”, gimana hayo ?

  4. Mbah Keman said

    Halah….itu maling,,yang mau di anggap pahlawan…banyak nonton sinetron tuh dia…
    jangan tertipu….
    jangan terpengaruh
    jangan lalai
    dia korupsinya 400 jutan
    setelah dapat,, kesempatan…memjadi koruptor yang lebih besar,,,IsnyaAllag menjadi 4 MIlyar

    tapi karena saya udah komen seperti ini dia baca,,,kemunkinan di cari cara lain

  5. Kerendahan hati untuk mau mengakui….
    atau Gundah hati karena di maki…

    Yah sapa yang tahu…
    Tanya saja pada yang ditatap itu…

    Salam Penuh Haru

  6. Ada tulisan yang berbunyi…
    “kenapa KPK mandul?”

    Menurut saya, he’s got much guts. Udah nyolong… malah nantang!

    Hehehe…

    Hmhh… Bapak itu, pakai peci haji yaaa? Apa maksudnya yaaa?

    *sekali lagi… mikir, sambil mengusap-usap dagu. Pura-pura punya jenggot*

  7. fulan said

    @ Mbah Keman,
    Wah iya Mbah, ramai, tiap hari koran lokal memuatnya. Walikotanya sampai terpancing, nesu karena namanya diseret-seret. Milyaran je.
    Besok malam mau tampil di acara Republik Mimpi, rausah nonton, ndak Mbah Keman nesu. Hehehe

    @ Haqiqie Suluh,
    Lha itu saya gak tahu Mas, mudahan aja memang pengakuan dari lubuk hati.
    Siapa tahu. Lam kenal.

    @ Arif Kurniawan,
    *ngusap dagu juga*
    Hehehe, selingan so gak lengkap Mas. Komentar sampeyan persis sama dengan yang disampaikan salah seorang pakar hukum di koran.
    Pakai peci haji ?
    Ceritanya, setelah beliau pulang haji 2003, berubahlah dari figur flamboyan ke figur seperti gambar di atas, beliau sekarang adalah wakil ketua ef-pe-i di kotanya. Gitu ceritanya (lagi-lagi dari media)
    Soal maksud, haduhhh saya blum nanya beliau.

  8. passya said

    udah gak usah mikir macam2…tinggal tangkap…interogasi…tangkap lagi jaringan yang lain…
    yang mencibir jangan-jangan…..*gak usah kesindir gitu dong*

  9. fulan said

    @ passya,
    La iya, saya juga gak habis pikir, daripada repot nyari dan ngumpulin bukti, kenapa gak langsung diperiksa ( eh maksunya beliau minta ditangkap).
    Jaringannya ( menurut beliau di media) banyak mas.
    Yang pasti sudah mencibir, walikota di kota tersebut, malah walikota itu nyuruh diperiksakan ke psikiater.
    Hayo yang mencibir ngacung.

  10. MaIDeN said

    Itu betulan kah ? Ato sandiwara ?
    Mana UPDATEnya neh …

  11. fulan said

    @ MaIDeN,
    Maksudnya update acara yang di Republik Mimpi ?
    Jadwalnya malam ini. Sumber berita: Kaltim Post Cyber News, itu dah ada linknya. Saya juga nunggu nih.

  12. Kang Adhi said

    *geleng-geleng kepala*
    kalau semua koruptor insaf, cukup gak penjara buat nampung?

  13. fulan said

    @ Kang Adhi,
    Lha, ya itu. PR untuk Pemerintah.
    Sedangkan yang diuber-uber saja, saya baca di media-2, hampir di mana-mana ada temuan, pelakunya kalau gak kepala daerah ya wakil rakyat.
    *ngelus dada*

  14. uzi said

    Terlepas dari niat dia melakukan hal itu, gw acungi jempol aja deh buat pak Hamsyah. Coba kalau seluruh koruptor di Indonesia ngaku2 insyaf dan melakukan “a thousand man show”, kan mereka jadi ngga punya waktu buat korupsi.

    *ngelus perut, lapar*

  15. zferry said

    Hmmmm… kayanya seh ini malah cenderung berupa tantangan, mungkin beliau sangat tahu korupsi yang terjadi dan juga mungkin merupakan bagian dari penikmat korupsi terpaksa yang sebenarnya tidak mau dapat bagian tapi dipaksa dapat bagian.

    Yang jelas beliau kemungkinan besar bukan aktor utama dan ini bisa jadi cara beliau untuk memaksa pemerintah or lembaga berwenang untuk melirik kasus korupsi di lingkup kerja beliau.

  16. fulan said

    @ uzi,
    “a thousand man show”
    Seandainya saja bisa begitu, uang Negara bisa lebih tepat guna.
    Tapi kalau 1000, mau ditempatkan di mana ?

    @ zferry,
    Kabarnya sih melibatkan 45 orang semasa beliau di dewan. Mungkin beliau ingin menyeret aktor utamanya dan bersedia jadi tumbal.
    Pejabat di kota tersebut, (menurut media) dibuat resah oleh aksi beliau.

  17. Amd said

    BTW, saya jadi ingat 2 orang mantan anggota dewan kota Bjm yang tanpa hujan tanpa angin mengembalikan sejumlah uang yang kelak digelari ‘dana siluman’ ke kas Kota. Saat itu akhir masa jabatan mereka (2004) dan setelah ter-ekspos, yang jadi ‘korban’-nya adalah mantan Walikota Bjm dan para mantan ketua Dewan. Kasusnya sendiri masih berjalan (dengan amat lamban), saat ini yang jadi tersangka SEMUA anggota dewan kota periode 1999-2004. Berikutnya rencananya akan menyeret pejabat-pejabat Pemko juga…

    Bisa jadi aksi ini juga adalah ‘umpan’ untuk menangkap ikan yang lebih guwede.

  18. fulan said

    @ Amd,
    Sepertinya, meniru gerakan di Padang (korupsi berjamaah) dan di Bjms sebagaimana diceritakan Mas Amd.
    Yang ini tampaknya juga bakal menyeret semua anggota dewan periode 1999-2004 termasuk yang terpilih kembali.
    Ikan gedenya bisa jadi justru di Pemkot.
    Saya googling “korupsi”, wuihhh hampir dari Sabang sampai Merauke.
    Artikel tentang ini sudah ada, tapi saya gagal download, koneksi masih sangat lambat.

  19. Anang said

    tangkap!!!!

  20. fulan said

    @ Anang,
    Sing wis nyerah gak ditangkep-tangkep, yok opo sih rek.
    Lucu, yo. hehehe

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: