ih ngeri ah …

Saudari, ibu-ibu, tante, mbak, adik-adik ….
Maaf, saya menulis lagi catatan ringan tentang wanita, setelah sebelumnya nulis “Koleksi piring dan gelas” lalu “suami takut istri”.
Ga usah khawatir, ngrasani yang baik-baik koq … ada juga ngrumpinya, ga banyak.

Maksudnya, supaya para pria lebih memahami, trus bisa lebih menghargai wanita.
Kalo ternyata tambah ga paham, mohon maaf … berarti kami-kami perlu belajar lagi.

Omong-omong soal “rasa takut”, tiap wanita memiliki rasa takut berbeda terhadap sesuatu. Mungkin dipengaruhi banyak hal, diantaranya: pengalaman masa kecil, trauma terhadap “sesuatu”, pengaruh lingkungan, mbuuhhh apa lagi.
Para ABG,remaja putri, umumnya takut (geli) ketika melihat tikus, kecoa, ular, kodok, coro, cacing, ulat, atau binatang kecil lainnya, tapi ada juga yang hobi memelihara “bunglon”. Jerawat adakalanya menghantui remaja putri.

Para mahasiswi, biasanya ngga takut pada binatang-binatang kecil seperti di atas, … paling-paling bagi yang kost, takut kiriman telat … wajar, mahasiswi ga biasa ngutang di warung kayak mahasiswa. Kadang ada ketakutan pada jerawat seperti adiknya remaja putri.

Nah, ibu muda yang mulai “mapan”, kira-kira apa yang paling ditakuti atau dihindari … hayo.
Ternyata … TIMBANGAN …..
Barang satu ini sedapat mungkin dihindari, atau diam-diam disimpan untuk dipakai tatkala ga ada orang.
Hal ini bisa jadi erat kaitannya dengan kekhawatiran yang lain.
Apa gerangan?
Badan melar, kulit kendor, keriput, uban, striae …. itu tuh bulir-bulir kemerahan (selulit) di kulit perut, bokong, paha dan sekitarnya.
Maaf lho kalo tidak benar.

Untuk para suami atau calon suami, hendaknya memahami hal ini. Jangan sampai mbingungi ketika istri terkasih mulai “berubah” pasca melahirkan buah hati, … biasa, … alamiah dan sebaiknya ga usah nyinggung-nyinggung “perubahan” tersebut.

Bagaimana dengan ibu paruh baya ke atas ?
Pada umumnya emosional usia menopause sudah tenang, …… tapi ada juga yang jatuh pada kondisi “nelongso”, … moga aja ga terjadi.
Konon pada usia ini, yang ditakutkan diantaranya amnesia dan “latah” …
Makanya sebaiknya tidak membuat “kaget” beliau-beliau.
Bayangkan bila dari sononya punya bakat “latah”, bakalan seru ungkapan kata terlontar ketika dikageti dengan menyorongkan mikrofon …. “pisang”, … “rudal” … eh bukan.

11 Komentar »

  1. passya said

    yang ditakuti wanita-nya passya : passya ketauan selingkuh!😀

  2. wadehel said

    Oh, pantesan banyak yang ngotot poligami halal.
    Bosan sama yang melar2 rupanya.

  3. Lita said

    Hihihi… bapak ini lho, suka bongkar-bongkar rahasia.

    Saya takut sama timbangan, soale berat badan saya bukannya naik malah cenderung turun. Tambah stres kalo ketemu timbangan😀

    Saya juga takut jerawat, tapi tahu jerawat itu akan datang saya siap/tidak, suka/tidak, takut/tidak. Jadi ya diterima aja. Solusinya, jangan sering-sering ngaca dan atau megang-megang jerawatnya.

    Kalau kulit… ya namanya juga sudah pernah hamil. Stretch mark ya tetap ada. Di majalah Parenting edisi lalu, ada bahasan tentang ibu pasca melahirkan dan seks. Harusnya ibu tidak perlu khawatir tentang bentuk badannya, suami pasti ngerti. Yang jadi masalah adalah, sudah khawatir, selera seksnya menurun pula. Nah itu yang jadi masalah buat suami toh?😉

    Latah bisa dicegah. Mbah saya ndak latah kok😀
    Kecoa? Saya aja yang minggir, lah…
    *kabur*

  4. fulan said

    @ pasyya,
    Eit, bilangnya ga pernah selingkuh.
    Emangnya pernah ?😀
    *ngumpet*

    @ wadehel,
    Ya kali, polibini. Tapi konon alasannya bukan “melar” koq … saya udah cek komen di postingan mas dehel, ga ada tuh alasan melar, melur, molor.
    Entah kalo ada yang terlewat.

  5. fulan said

    @ Lita,
    Gantian mbak Lita buka rahasia pria dari pandangan wanita, misalnya: numpuk pakaian seenaknya, dll dll dll.
    Enak dong kalo berat badan turun. Lha umumnya para wanita cenderung naik sampai direwangi senam sehari 3 kali, minum pelangsing yang banyak efek sampingnya itu, makan sak puluk-an, korset rangkep telu dsb.
    Maksudnya Parenting edisi desember ya , … baca ah siapa tau terinspirasi mosting seks nyaingi Prof.Dr.dr.Wimpie Pangkahila, Sp.And.
    Ooooo, tau deh kelemahannya …. kecoa.😀

  6. bener tuh dulu sewaktu di jawa sering banget mendengar latahan ibu-ibu yang kadang emang sering nyerempet hal-hal yang semestinya tabu untuk disebut. Barang kali begitu latah kambuh yang ada dipikirannya itu kali yah…sehingga mengucap…bla bla bla

  7. fulan said

    @ helgeduelbek
    Jadi di kalteng ngga nemui lagi yang latah ya …
    di kaltim masih ada tuh, bahkan pernah usia 30-an latah nyebutin “itu” berulang kali … saking kangen atau ngidam “itu” kali …

  8. Lita said

    Aduh, saya cari lagi kok ngga ketemu ya. Jangan-jangan salah majalah😦
    Saya langganannya dua majalah sih, Parenting dan Parents Guide. Suka ketuker-tuker apa ada di mana.

    Kalau yang kedua ini, malah ada rubrik Sex & Marriage Problem, selain Family Problem. Dan di edisi Januari, temanya adalah mengajarkan seks -dengan perspektif yang benar- pada anak.

    Ups, bukan promosi… maap… :p

    Berat badan turun ya enak buat yang memang ingin berat badannya turun. Lha saya sudah kurus sebelum nikah, sekarang malah tambah kurus. Lak mertua saya yang bingung, dikira suami saya ndak menangani saya dengan baik dan benar😀 (padahal kami udah sama-sama bingung, makan gak makan kok ya sama aja hasilnya hihihi)

  9. fulan said

    @ Lita,
    Hehehe kepinjem teman kali …
    Topik Sex & Marriage Problem masih belum bisa meluas untuk kalangan awam, mungkin masih dianggap tabu. Sepertinya perlu jurus khusus sebagai inovasi agar informasi semacam ini bisa nyampai ke kalangan ibu-ibu kita yang konon kebanyakan berpandangan ” nikah-manak-masak ” ( sudah ada penelitian empiris apa belum ya ? )
    Bukan promosi juga, usul …tambah satu majalah lagi … Men’s Health, tapi isinya ada juga info wanita …
    Hehehe, takut dikira ga “kopen” ya … bilang aja sudah kompakan sama suami, sengaja kurus kayak artis … *becanda*

  10. Gabrielle said

    Saya pribadi takut selebriti kita akhirnya insaf semua. Alangkah bosannya hidup ini tanpa ada gossip artis😆 Bukannya ingin menari di atas penderitaan, kematian dan perceraian orang lain, tapi…

  11. fulan said

    @ Gabrielle,
    Ngga usah kuatir dong, selebriti makin banyak koq, ibaratnya mati satu tumbuh dua ribu ..😀 … gosip makin banyak … dan selalu menarik untuk dibahas …

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: