Suami takut istri

wanita dijajah pria sejak dulu
dijadikan perhiasan sangkar madu
tapi ada kala pria tak berdaya
tekuk lutut di sudut kerling wanita

Simak anekdot berikut ini:

Di atas panggung berhias kaligrafi nan terang benderang, berdiri seorang pemberi nasehat. Sedangkan di pinggir area berjajar tarub-tarub (terob) membentuk huruf U, penuh sesak para tetamu. Di hadapan panggung, para pengunjung yang tak kebagian tempat, duduk khidmat beralaskan terpal, mendengarkan pitutur.

Di tengah keheningan, sang pemberi nasehat berkata di sela pituturnya:

“Hadirin hadirat yang berbahagia, ….. ada cerita, tentang seorang profesor, tau profesor kan … dimana-mana sang profesor dihormati dan disegani orang, saking pinternya. Apalagi profesor di perguruan tinggi, dosen-dosen patuh, mahasiswa segan padanya. Baru lewat saja, para dosen dan mahasiswa sudah ciut nyalinya. Saking …. pinternya”.

Sang pemberi nasehat menyeka wajah, lalu melanjutkan:

“Profesor yang pinter, dihormati dan disegani tadi, ternyata di rumah takut (intonasi) sama istrinya. Melihat istrinya cemberut saja, sang profesor sudah ciut nyalinya, …. Dan ketika profesor dibentak sang istri, langsung mengkerut (mengkeret) … hilang pinternya tinggallllll …. go-blog nya”.

huahahahahaha … hadirin tertawa.

Sang pemberi nasehat melanjutkan:

” Sing ngguyu … termasuk yang sering dibentak istri. Itu profesor lho. Presiden, menteri, gubernur, kira-kira sama saja…..”

Sambil menoleh ke pak Walikota (kebetulan walikota juga hadir), sang pemberi nasehat berujar:

” Lha pak Walikota, gimana ….. tidak ada bedanya sodara-sodara, sama saja. Itu walikota, apalagi panjenengan-panjenangan yang pangkatnya paling poll hanya wali murid ….”.

Ha hahahaha, hadirin tertawa, pak walikota juga tertawa sambil manggut-manggut.

Setelah hening sejenak, sang pemberi nasehat, menambahkan:

” Sodara-sodara, sak pinter-pinternya dan sak tinggi-tingginya pangkat lelaki, ternyata takuuut sama yang namanya *telornya mertua*…. Makanya, jangan macem-macem sama istri. Saya sendiri … ini rahasia, jangan omong-omong, … sama saja …”.

hahahahaha

11 Komentar »

  1. MaIDeN said

    seorang perempuan, pejuang hak-hak perempuan dari LSM peduli perempuan yang duduk disudut cuman bisa manggut-manggut … menggumam, menggerutu …
    ..”Waduh … bisa hlang periuk nasiku, kalo begini pencitraannya …”

  2. fulan said

    @ MaIDeN,
    Hehehe
    Sesuai salah satu lirik di atas:
    tapi ada kala pria tak berdaya, …
    tekuk lutut di sudut kerling wanita

    Saya sendiri ngga tau apa maksud pencipta lagu.
    Yang sy tau mestinya “sejajar”, …. di negeri ini, entah kapan …
    so, gerutuan yang manggut-manggut di sudut bisa berganti senyuman …πŸ™‚

  3. passya said

    klo dah urusan cinta, iq memang bisa jadi jongkok semua…

  4. Wah jadi inget masalah takut menakiti nih.
    mahasiswa takut sama dosen
    dosen takut sama rektor
    rektor takut sama mendiknas
    mendiknas takut sama presiden
    presiden takut sama mahasiswa
    lah yg ini khan mbulet yoo, kalau sama istri paling banter bolak-balik saja, takut gak dikasih nafkah sama suami. suami takut juga gak dikasih nafkah sama istri.

  5. fulan said

    cinta … oh cinta
    Tissue serasa coklat …πŸ˜€

  6. kira-kira Mas Fulan takut nggak sama istri ?πŸ™‚

  7. fulan said

    @ helgeduelbek,
    dpr nya sengaja ngga diikutkan ya pak … (eh baru inget, siklus di atas kan jalur lingkaran eksekutif) hehehe
    istri takut suami, suami takut istri, damai deh … ngga bakalan perangπŸ˜€

    @ fertobnades,
    Saya? … tidak … “tidak berani”
    padahal ngga pernah ditakut-takuti lho
    *rahasia nih* … πŸ™‚

  8. mbah Keman said

    Hemh itu sedikit terjadi sama mbah keman… kalau simbah ..menjilat kaki wanita pun mau sebelum mendapatkan cintanya.. setelah dapt.. wanita harus menjilat kaki kiri-kanan simbah.. kalau tidak mau..ada kata-kat ampuh..
    “” supaya service mama lebih baik , apa perlu papa tambah kompetitor ?””

  9. fulan said

    @ mbah Keman,
    Hasilnya ampuh ngga ?
    Hm, bisa-bisa esoknya ngga dibikinkan sarapan Mbah.
    Atau … atau … terjadi goro-goroπŸ™‚

  10. Saya nyari istri yang bikin sayang aja, bukan yang bikin takut…

  11. fulan said

    @ manusiasuper,
    Amin, moga dapat yg bikin sayang … tapi jangan “sayang belanja” lho, ntar ngga sarapan.
    Takutpun ada positifnya, semisal takut melukai perasaan dll dll, lupa …πŸ™‚

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: