Bersolek, mengganti wajah theme

Pembelajaran blog menyangkut theme dengan mengunjungi blog para senior, blog favorite dan blog-blog lain, banyak membawa berkah bagi saya.

Melihat beragam theme, adakalanya sebuah blog memaksa saya memarkir mata untuk menikmatinya. Masing-masing punya keunikan, daya tarik dan keindahan tersendiri. Kadang di balik kesederhanaan theme, ada saja yang bisa dinikmati. Kadang pula saya memelototi bagian kecil sebuah blog, sambil bertanya-tanya dalam hati … bagaimana membikinnya ya …

Bentuk, warna, lekak-lekuk , tataletak, pernak-pernik theme adalah sebuah pesona.
Seorang penulis blog menyebutkan bahwa theme blog (belum termasuk isi) dapat menggambarkan style si pemilik. Benarkah teori ini? … ah mana saya tau.
Belum sejauh itu, saya masih sebatas penikmat, belajar.

Theme wordpress begitu banyak tersebar cuma-cuma, tapi untuk menggunakannya di luar theme yang tersedia … upgrade, … mbayar.
Tak apa, pakai dan menikmati aja yang tersedia … toh ada saja tambahan theme baru.
Walau sebelum nulis posting pertama sudah klak-klik melihat tampilan theme, eh … tergoda juga untuk mengganti (katanya sih not recommended).

Apa boleh buat, akhirnya saya putuskan trial and error ganti theme untuk memuaskan diri sendiri. Alasannya, mencari yang enak, ringan, friendly dan ngga menyulitkan blogger lain bila kebetulan nyasar ke blog saya.

Bila suatu saat mau ganti lagi … yah … ganti dengan argumen yang sama, gitu aja kok repot.

Jadi …. tulisan panjang lebar di atas adalah argumen pembenaran saya untuk mengganti theme … defend mechanism … hehehe.
😛

2 Komentar »

  1. mrtajib said

    he he he…kalau mau ganti theme ganti aja, opo meneh sing gratisan, ra popo….. apa lagi kalai ganti theme itu bisa membuat hati senang, dan memunculkan ide baru……

    kadang ada benarnya theme itu melambangkamn pribadi pembuat blog atrau penulisnya….tapi gak selamanya, karena banyak juga tuh blog yang themenya jelek (eh,…sederhana) tapi isinya bagus……

    dan bagus bagi aya ukurannya seperti ini:
    1. gampang diakses
    2. Saya ingin membacanya
    3. ingin beri koment

    Tidak objektif bukan?
    Theme juga gak objektif…..tergantung siapa yang melihatnya…

  2. fulan said

    @ mrtajib,
    Ya deh Mas Tajib, memuaskan gratisan hehehe
    Trims sarannya
    Sori, telat njawab, koneksi mulai tadi malam di tempat saya letoy.🙂

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: