Archive for Desember, 2006

Saddam Hussein: akhir kisah sang penguasa

sejak petang ini hingga beberapa hari ke depan, mungkin sebagian blogger nulis seputar Saddam Husein dari berbagai sisi

Melihat tayangan tv, Antara News dan berita dari metro tv online petang tadi membuat kuduk merinding, …
Mantan penguasa Iraq yang fenomenal itu dihukum GANTUNG, tanpa penutup kepala.
Mungkinkah permintaan yang bersangkutan?
Sementara ini tak ada konfirmasi tentang hal itu.

Dalam hati bertanya-tanya …
Apakah hukuman itu setimpal dengan yang diperbuatnya ketika berkuasa?
Bagi keluarga dan pendukungnya mungkin dianggap bentuk kebiadaban, dan kita tidak tau apakah akan ada reaksi setelahnya.
Bagi lawan politiknya atau yang pernah teraniaya mungkin dianggap setimpal, dan dianggap balasan yang patut dirayakan.

Bagi saya yang tidak tau apa-apa, menyisakan renungan …
Yah KEKUASAAN.
Kekuasaan tak jarang identik dengan pertikaian, permusuhan, saling serang, bahkan pembunuhan dan pembantaian.
Argumen bisa dibuat … yang penting adalah sebuah semboyan “hilangkan semua penghalang” … semboyan pendek dengan implikasi sangat luas.
Inikah arti kata “kekuasaan” ?
Ataukah kekuasaan model begini merupakan dorongan hasrat berkuasa selamanya ?
Ataukah mabuk kekuasaan sudah menjadi tumor ganas yang massif, metastase ke seluruh jaringan tubuh, untuk membentuk dinasti tirani?
Setiap insan bisa menjawab dengan sudut pandang sendiri-sendiri.

Sebuah perbandingan mungkin bisa dijadikan renungan
Di satu negara, kekuasaan diperebutkan dengan aturan mapan, sedangkan di negara lain kekuasaan diperebutkan dengan hiasan tangis dan darah manusia.

KEKUASAAN
Jika diperluas, kekuasaan atau yang identik dengannya, tak hanya memperebutkan pucuk pimpinan negara, struktur seputar tata pemerintahan atau organisasi.
Bisa jadi kekuasaan merambah dalam ranah sisi-sisi kehidupan lain … ah

Bagi rakyat-rakyat kecil dan mungkin sebagian besar manusia … dambaan hidup adalah ketentraman.

Di manakah kita berada?
Dalam himpitan kekuasaan, dalam lingkup kekuasaan, merencanakan mengambil alih kekuasaan, bagian sayap-sayap kekuasaan … atau ?
Jawaban ada dalam nurani masing-masing.

Lho koq serius ….
omong-omong di dunia Blog ada ngga dorongan ingin berkuasa …. *becanda*

Comments (14)

Kabar gembira bagi “koruptor miskin”

Berita Kaltim Post hari Kamis, 28 Desember 2006, ibarat kado akhir tahun bagi koruptor “miskin”. Menurut Kapuspenkum Kejaksaan Agung, yang dimaksud koruptor miskin adalah koruptor yang kemplangannya “hanya” puluhan juta rupiah. Golongan ini “tidak perlu” mengembalikan uang jarahannya kepada negara.

Suiiit … suuuiiit … *goyang kaki sambil bersiul*

Masih menurut beliau, kategori “koruptor miskin” mayoritas ada di daerah.
….. dan seterusnya …. Baca entri selengkapnya »

Comments (15)

Nunggu eBook bananaTALK

Beberapa hari yang lalu, 24 Desember 2006, muncul postingan berjudul on eBook Project oleh mbak Lita . Intinya, keinginan beliau membuat eBook tentang bananaTalk. eBook nantinya dikemas dalam format pdf, dan yang penting untuk dicatat …. GRATIS. *kalo gak salah lho*. Ide tersebut, dimunculkan dalam bentuk posting pendek sekaligus menjaring pendapat para rekan-rekan blogger sebagai masukan melalui form komentar. Itulah yang tersurat .Sampai 27 Desember 2006 jam 01.26 wita, tercatat 13 komentar (pendapat) masuk menanggapi ide diatas, dan jadi 19 saat posting ini nongol. … selanjutnya… Baca entri selengkapnya »

Comments (9)

Mengharap kesungguhan Wakil Rakyat

suara hati seorang rakyat yang tak berarti, sangat subyektif, egois dan tak layak dibaca.

Di bulan-bulan begini konon Para Wakil Rakyat sedang sibuk menyusun draft Rencana Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah untuk tahun anggaran 2007 di masing-masing pemerintah daerah tingkat I maupun tingkat II.
Desentralisasi memberi peluang besar pemerintah daerah tingkat II untuk mengadakan akselerasi pembangunan di daerahnya. Serempak ataupun bertahap.
Itu idealnya, … dan mestinya bisa dilakukan.

episode impian saya: … Baca entri selengkapnya »

Comments (17)

Bersolek, mengganti wajah theme

Pembelajaran blog menyangkut theme dengan mengunjungi blog para senior, blog favorite dan blog-blog lain, banyak membawa berkah bagi saya.

Melihat beragam theme, adakalanya sebuah blog memaksa saya memarkir mata untuk menikmatinya. Masing-masing punya keunikan, daya tarik dan keindahan tersendiri. Kadang di balik kesederhanaan theme, ada saja yang bisa dinikmati. Kadang pula saya memelototi bagian kecil sebuah blog, sambil bertanya-tanya dalam hati … bagaimana membikinnya ya …

Bentuk, warna, lekak-lekuk , tataletak, pernak-pernik theme adalah sebuah pesona.
Seorang penulis blog menyebutkan bahwa theme blog (belum termasuk isi) dapat menggambarkan style si pemilik. Benarkah teori ini? … ah mana saya tau.
Belum sejauh itu, saya masih sebatas penikmat, belajar.

Theme wordpress begitu banyak tersebar cuma-cuma, tapi untuk menggunakannya di luar theme yang tersedia … upgrade, … mbayar.
Tak apa, pakai dan menikmati aja yang tersedia … toh ada saja tambahan theme baru.
Walau sebelum nulis posting pertama sudah klak-klik melihat tampilan theme, eh … tergoda juga untuk mengganti (katanya sih not recommended).

Apa boleh buat, akhirnya saya putuskan trial and error ganti theme untuk memuaskan diri sendiri. Alasannya, mencari yang enak, ringan, friendly dan ngga menyulitkan blogger lain bila kebetulan nyasar ke blog saya.

Bila suatu saat mau ganti lagi … yah … ganti dengan argumen yang sama, gitu aja kok repot.

Jadi …. tulisan panjang lebar di atas adalah argumen pembenaran saya untuk mengganti theme … defend mechanism … hehehe.
😛

Comments (2)

Older Posts »